Benteng Kecerdasan Masa Depan: Kecamatan Cibadak Gagas Gerakan 10 Menit Membacakan Buku di Pangkuan Ibu
Peserta kegiatan PELITA sedang antusias
menyimak paparan Camat Cibadak.
Sumber : Dokumentasi Kec.Cibadak
CIBADAK, Kamis (21/5/2026) – Minat baca anak tidak tumbuh instan, melainkan harus dipupuk dari keluarga. Menyadari hal itu, Kecamatan Cibadak menginisiasi program edukatif Kegiatan Pelita (Peduli Literasi Anak) di RA Unwanul Falah, Kp. Sekarwangi RT 02/20, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Program ini merupakan gerakan moral yang menantang orang tua berkomitmen meluangkan waktu 10 menit sehari untuk membacakan buku kepada anak mereka.
Investasi 10 Menit untuk Masa Depan Anak
Camat Cibadak, Mulyadi, selaku narasumber utama menekankan dampak besar dari aktivitas sederhana ini.
"Kami mengajak para orang tua berkomitmen dalam gerakan 10 menit membacakan buku kepada anak di pangkuan ibu. Aktivitas ini melatih imajinasi, memperkaya kosakata, sekaligus membangun benteng kecerdasan anak di masa depan," tegas Mulyadi.
Secara ilmiah, membacakan buku di pangkuan ibu menciptakan bonding emosional yang kuat. Rasa aman ini membuat otak anak lebih reseptif menyerap informasi dan merangsang saraf bahasa mereka sejak dini.
Kolaborasi Lintas Sektor Demi Generasi Emas
Dukungan gerakan ini juga disuarakan oleh Kepala UPTD Dalduk Kecamatan Cibadak bersama Penilik PAUD Kecamatan Cibadak. Mereka menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini butuh sinergi; orang tua adalah madrasah pertama, dan sekolah sebagai penguatnya.
Acara ini turut dihadiri dan diapresiasi oleh Ketua Himpaudi Kecamatan Cibadak, Ketua IGRA, Ketua Yayasan, serta Kepala RA Unwanul Falah. Para orang tua siswa yang hadir pun tampak antusias menyadari bahwa buku fisik adalah penawar digital yang efektif di tengah gempuran gawai.
Tantangan Nyata: Sanggupkah Kita Tanpa Gawai?
Kini, bola panas ada di tangan orang tua. Kegiatan Pelita melemparkan tantangan krusial : Sanggupkah kita menjauhkan HP dan menyisihkan hanya 10 menit sehari demi anak?
Jika untuk berselancar di media sosial berjam-jam kita mampu, maka gagal meluangkan 10 menit untuk anak adalah ironi besar. Pilihannya sederhana: membiarkan anak dijajah layar kaca, atau memeluk mereka sambil membacakan buku demi kecerdasan masa depan. Berani menerima tantangan ini?

Posting Komentar untuk "Benteng Kecerdasan Masa Depan: Kecamatan Cibadak Gagas Gerakan 10 Menit Membacakan Buku di Pangkuan Ibu"
Posting Komentar