Pelepasan 111 Lulusan SMKS Pembangunan: Camat Cibadak Tekankan Visi Hidup dan Karakter Panca Waluya
CIBADAK, SUKABUMI – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti acara perpisahan siswa Kelas XII SMKS Pembangunan yang digelar pada Sabtu (09/05/2026). Sebanyak 111 lulusan tahun ajaran 2025/2026 secara resmi dilepas untuk menyongsong masa depan, baik di dunia kerja, perguruan tinggi, maupun wirausaha.
Hadir dalam momentum bersejarah tersebut Pengawas SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Camat Cibadak Mulyadi, Kepala Desa Sukasirna, Ketua Komite Sekolah, jajaran perwakilan Kepala SMP/MTs, serta para orang tua/wali murid.
Kepala SMKS Pembangunan dalam sambutannya saat membuka acara, menitipkan pesan mendalam agar para lulusan senantiasa menjaga identitas karakter Gapura Panca Waluya. Beliau menekankan nilai-nilai tradisional Jawa Barat yakni Cageur (sehat fisik/mental), Bageur (berperilaku baik), Bener (berjalan di atas kebenaran), Pinter (berilmu), dan Singer (mahir/terampil).
Khusus bagi lulusan SMKS Pembangunan, satu karakter tambahan ditekankan, yaitu Wantér. Dalam konteks pendidikan vokasi, Wantér memiliki arti memiliki keberanian, percaya diri, dan mentalitas yang kuat dalam menghadapi tantangan. "Lulusan SMK harus siap berkompetisi dengan kompetensi yang dimiliki. Sesuai motto 'SMK Bisa', kalian harus mampu bekerja, melanjutkan studi, maupun berwirausaha," tegas Kepala Sekolah.
Senada dengan hal tersebut, Pengawas SMK Dinas Pendidikan Jawa Barat mengajak para lulusan untuk bangga menjadi lulusan SMK. Beliau menekankan pentingnya implementasi konsep BMW (Bekerja, Melanjutkan, Wirausaha) sebagai pilihan karier yang menjanjikan setelah lulus.
Sementara itu, Camat Cibadak, Mulyadi, dalam amanatnya mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar. Ia berpesan agar para siswa terus mengasah diri di tengah dinamika kehidupan yang cepat berubah.
"Apapun pilihan kalian setelah ini, jangan pernah berhenti belajar. Kehidupan selalu dinamis, dan kita harus siap menghadapi tantangan global," ujar Mulyadi.
Lebih lanjut, Camat Mulyadi memberikan pesan spiritual bagi para lulusan. Beliau mendorong agar para siswa memiliki visi hidup yang seimbang. "Jangan hanya mengejar kebahagiaan dunia, tetapi kejar juga kebahagiaan akhirat. Jadilah manusia yang taat kepada Tuhan dan selalu berikhtiar untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama sebagai makhluk sosial," tambahnya.
Acara puncak ditandai dengan prosesi pengalungan medali dan penyerahan ijazah secara simbolis kepada 111 lulusan. Momen ini menjadi langkah awal bagi para siswa untuk membuktikan kualitas lulusan SMKS Pembangunan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

Komentar
Posting Komentar