Konsisten Dekatkan Pelayanan Sejak 2024, Camat Cibadak Gelar Program 'SAMAWA' di Desa Neglasari

 



SUKABUMI — Kecamatan Cibadak terus menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan pelayanan publik melalui program jemput bola bertajuk "Selasa Menyapa Warga" (SAMAWA). Program inovatif yang digagas oleh Camat Cibadak, Mulyadi, dan telah konsisten berjalan sejak tahun 2024 ini, kembali menyapa warga yang kali ini dipusatkan di Kampung Legok, Desa Neglasari, pada Selasa (13/10/2026).

Sebagai sebuah agenda rutin dan strategis, kegiatan SAMAWA dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang tersebar di 9 desa dan 1 kelurahan di wilayah Kecamatan Cibadak secara bergiliran.

Berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, program SAMAWA di Desa Neglasari menghadirkan layanan terpadu yang menyentuh berbagai aspek kebutuhan dasar. Antusiasme warga terlihat nyata dengan hadirnya sekitar 150 orang yang memadati lokasi kegiatan untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan.

“Kegiatan SAMAWA ini pada intinya adalah komitmen berkelanjutan kami untuk hadir lebih dekat di tengah-tengah masyarakat. Karena sudah berjalan sejak 2024, kami ingin memastikan bahwa pelayanan, di 9 desa dan 1 kelurahan, tidak hanya berpusat di kantor kecamatan. Kita harus turun langsung menjemput bola, menjawab kebutuhan riil warga di pelosok secara cepat dan efisien,” tegas Mulyadi di sela-sela peninjauan acara.

Pada sektor kesehatan, warga mendapatkan akses pengobatan gratis yang difasilitasi oleh Tim Puskesmas Sekarwangi, serta layanan fisioterapi yang didukung oleh Sentra Phalamarta. Tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, kegiatan ini juga menyediakan posko konsultasi komprehensif mulai dari Program Keluarga Berencana (KB), Kantor Urusan Agama (KUA), hingga pendampingan Motekar dan Perlindungan Sosial (Perlinsos) dari SDM PKH Kecamatan Cibadak.

Guna memastikan ketertiban administrasi kependudukan, Kecamatan Cibadak juga membuka layanan administrasi yang secara khusus dipusatkan di area SMA Nur Ilmi. Sepanjang hari itu, tercatat sebanyak 70 warga dan pelajar berhasil melakukan perekaman e-KTP baru, sementara 36 orang lainnya melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Konsistensi program terpadu ini mendapat apresiasi positif dari aparat desa setempat. Kepala Desa Neglasari, Ukat, menyampaikan rasa syukurnya atas sinergi yang terus terjalin. “Kami mewakili masyarakat Desa Neglasari sangat berterima kasih atas layanan komprehensif yang terus dipertahankan dan dibawa ke desa kami hari ini. Alhamdulillah, masyarakat selalu antusias, membuktikan bahwa program jemput bola seperti ini sangat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga,” ungkap Ukat.

Lebih dari sekadar pusat pelayanan terpadu, SAMAWA sekaligus menjadi forum dialogis dua arah yang efektif. Kehadiran jajaran Muspika dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasi dan permasalahan mendesak di wilayah mereka.

Dalam sesi penyerapan aspirasi kali ini, mencuat keluhan terkait kondisi infrastruktur vital, yakni terputusnya jembatan penghubung antara Desa Neglasari dan Desa Tamansari. Warga mendesak agar segera ada solusi perbaikan demi memulihkan mobilitas ekonomi dan sosial antardesa. Selain itu, warga juga mengajukan usulan konkret berupa permohonan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dikhususkan bagi kalangan lanjut usia di Kampung Legok.

Tidak hanya seputar infrastruktur dan sosial, kemudahan akses layanan kesehatan turut menjadi sorotan utama. Masyarakat menyampaikan aspirasi agar di Desa Neglasari terdapat petugas kesehatan yang bersiaga 24 jam serta meminta reaktivasi Puskesmas Pembantu (Pustu) setempat. Hal ini didesak warga mengingat akses dan jarak tempuh menuju fasilitas pelayanan kesehatan (yankes) terdekat saat ini dirasakan cukup jauh.




Posting Komentar untuk "Konsisten Dekatkan Pelayanan Sejak 2024, Camat Cibadak Gelar Program 'SAMAWA' di Desa Neglasari"