Inovasi "Kopi Masal" Bedah Rumah Dua Lansia Disabilitas di Cibadak
Ibu Iin Kp. Kubang Desa Neglasari.
Sumber : Dok Kec. Cibadak
CIBADAK – Penanganan masalah sosial di Kecamatan Cibadak terus bergerak nyata. Melalui inovasi Kopi Masal (Kolaborasi Peduli Masalah Sosial), pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) ke-24 dan ke-25 resmi dimulai pada Jumat, 29 Mei 2026, di Desa Neglasari.
Program kali ini berfokus pada dua warga lansia penyandang disabilitas tuna wicara:
- Ibu Hanah (61 tahun) :Warga Kp. Ciroay RT 001/005 (Rutilahu ke-24).
- Ibu Iin (62 tahun) : Warga Kp. Kubang RT 001/012 (Rutilahu ke-25).
Mekanisme "Lelang Kebaikan"
Seluruh bantuan dihimpun melalui mekanisme "Lelang Kebaikan" di dalam program Kopi Masal. Skema ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan (*stakeholders*) yang memiliki komitmen kuat dalam penanganan isu sosial di Cibadak.
Camat Cibadak, Mulyadi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kepala Desa Neglasari yang telah turut membantu dan aktif menggerakkan gotong royong warga, serta kepada jajaran donatur yang terlibat:
1. PT. Daehan Global
2. PT. Cosmo Technology
3. PT. Muara Tunggal
4. PT. UPZ Kec. Cibadak
5. Sentra Phalamartha
6. PTPN Grup 4 Regional I
7. Korcam SPPG MBG Kec. Cibadak
Picu Semangat Gotong Royong
Agenda peletakan batu pertama ini dihadiri langsung oleh Camat Cibadak, Danramil Cibadak, Tim Kopi Masal, Kepala Desa Neglasari beserta jajarannya, RT/RW setempat, dan tokoh masyarakat. Bantuan material yang turun terbukti langsung memicu aksi gotong royong warga yang kompak bahu-membahu membangun rumah sejak pagi hari.
"Kami berterima kasih kepada Forkopimcam Cibadak, Kepala Desa Neglasari, dan para donatur yang telah peduli. Alhamdulillah, bantuan ini sukses menggerakkan kembali semangat gotong royong masyarakat," tutur Bapak Aep, tokoh masyarakat Kampung Ciroay.

Posting Komentar untuk "Inovasi "Kopi Masal" Bedah Rumah Dua Lansia Disabilitas di Cibadak"
Posting Komentar