Diet Informasi: Cara Menjaga Pikiran Tetap Adem di Dunia Digital yang Berisik
Pernah gak, baru bangun tidur dan buka HP, isinya kalau bukan gosip artis, video viral, ya orang berantem di kolom komentar? Alih-alih segar, pikiran kita malah langsung dibuat pusing dan emosi pagi-pagi.
Sama seperti tubuh yang bisa sakit kalau kita jajan sembarangan, pikiran kita juga bisa stres kalau terus-menerus "dijejali" informasi yang berisik dan negatif. Supaya tidak gampang stres, kita butuh yang namanya Diet Informasi.
Bahaya Doomscrolling (Hobi Nyari Berita Buruk)
Di dunia psikologi, ada istilah keren namanya doomscrolling. Singkatnya, ini adalah kebiasaan bawah sadar kita yang hobi scrolling (menggulir) layar HP demi mencari berita buruk, kontroversi, atau netizen yang sedang bertengkar, meskipun tahu itu bikin cemas.
Ketika mata dan otak kita terus melihat konten yang memancing amarah, tubuh akan otomatis mengeluarkan hormon stres. Efek nyatanya dalam keseharian sangat terasa:
- Kita jadi gampang cemas dan gelisah tanpa sebab.
- Sulit fokus saat bekerja atau belajar.
- Di dunia nyata, kita jadi gampang tersinggung dan ikut-ikutan emosional.
Solusi Islam: Tabayyun (Saring Sebelum Sharing)
Jauh sebelum ada internet, Islam sudah punya penangkalnya, yaitu Tabayyun (cek dan ricek). Allah SWT mengingatkan kita dalam Al-Qur'an (Surah Al-Hujurat ayat 6) agar jangan langsung percaya begitu saja pada berita yang dibawa seseorang, supaya kita tidak menyesal di kemudian hari.
Dalam bahasa sehari-hari, tabayyun itu artinya ambil jeda. Jangan reaktif. Kalau ada berita viral atau kabar burung, jangan langsung ditelan mentah-mentah, apalagi langsung ikut berkomentar pedas. Jaga hati kita agar tetap bersih dari prasangka.
Cara Gampang Memulai Diet Informasi
Gak perlu bingung, Anda bisa mulai menjaga kesehatan pikiran hari ini dengan 3 langkah sederhana ini:
- Bersihkan Lini Masa Anda : Unfollow, mute, atau blokir akun-akun yang hobi menyebarkan kemarahan, hoaks, dan perdebatan tidak bermutu. Isi HP Anda dengan tontonan yang menghibur, mendidik, atau memotivasi.
- Bikin Jam Bebas HP : Beri waktu otak untuk istirahat. Contoh paling gampang: jangan buka media sosial 30 menit setelah bangun tidur dan 30 menit sebelum tidur. Gunakan waktu itu untuk ibadah, membaca buku, atau ngobrol dengan keluarga.
- Prinsip "Berhenti di Kamu" : Sebelum mengoper (share) sebuah berita ke grup WhatsApp, tanya dulu pada diri sendiri:
- Berita ini benar gak? Bermanfaat gak? Bikin orang damai atau malah bikin ribut? Kalau tidak bermanfaat, cukup hapus dan jangan disebarkan.
Kesimpulan
Kita tidak bisa melarang orang lain mau posting apa saja di internet. Tapi, kita punya kendali penuh atas mata, jempol, dan HP kita sendiri.
Mari kurangi konsumsi drama digital yang tidak penting. Dengan pikiran yang tenang dan adem, kita punya jauh lebih banyak energi untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar kita.
Tentang Penulis:
Mulyadi | ASN Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Seorang pembelajar yang aktif menuangkan gagasan tata kelola publik dan inovasi lokal demi mendukung kemajuan Kabupaten Sukabumi.

Posting Komentar untuk "Diet Informasi: Cara Menjaga Pikiran Tetap Adem di Dunia Digital yang Berisik"
Posting Komentar